4 Tips Sukses Jualan laris untuk Reseller dan Dropshipper - Gajian online

4 Tips Sukses Jualan laris untuk Reseller dan Dropshipper

Boleh share ke teman-teman kamu gratis !

Jualan laris untuk reseller dan dropshipper
foto by : zonakaya

Tips Sukses Jualan laris untuk Reseller dan Dropshipper

Halo kamu yang pengen jualannya laris apa kabar ?

Tahu kan kalo saat ini peluang bisnis online begitu berkembang dengan cepat ?
Mualai dari jualan di social media sampai berdagang di website sendiri ataupun di marketplace, tapi… dengan semakin mudahnya membuat bisnis Itu juga akan semakin banyak toko online dan  persaingan pun tak terhindarkan.

Dari persaingan itu timbulah problem-problem yang dialami oleh pebisnis online. Mulai dari yang paling umum seperti perang harga atau hancur – hancuran harga, sampai masalah di internal seperti pengelolaan uang yang acak adul.

Nah di tulisan kali ini, aku mau bagi tips & trik supaya bisa laku jualan walau banyak saingan, kalo untuk poin yang terakhir tadi aku gak bahas deh karena aku sendiri juga masih sering ngalamin kayak uang bisnis di pakek buat keperluan pribadi, haduuuuhh ini sebenarnya palanya musti di getok…. Heheheh

Oke lanjut ya… tips yang pertama untuk bisa jualan laris adalah

1. Pahami produk dan siapakah yang mau beli

Gimana bisa jualan laku kalo produk yang di jual aja enggak ngerti, entar kalo di tanya orang ini keunggulannya apa ? jawab nya A I U E O.

Jadi kamu harus tahu dulu produk kamu ini apa ?
Keunggulannya apa ?
Kenapa harus beli produk kamu ? kok gak produk nya pesaing ?
Terbuat dari apa ?
ukurannya berapa ?
Khasiatnya apa ?
Bahannya apa ?

Ini yang di namakan produk knowledge, dengan mengetahui ini kamu akan bisa membuat penawaran yang membuat orang mau untuk beli dan bisa menjawab setiap pertanyaan yang ditanyakan calon pembeli
contoh ini udah BPOM khasiat nya ini dan cocok untuk kulit ini ( nargetin orang yang punya problem )

Nah berikutnya adalah pahami siapakah yang mau beli, disini saya nyebutnya ” Target Market ”
Kenapa harus tau target market ? kan semua orang target market saya.

Hem lah ini, minta di getok beneran X_X hehe canda…
kamu tidak bisa menargetkan ke semua orang, karena setiap produk itu ada jodohnya dan tugas kita sebagai seller atau pebisnis adalah mempertemukan produk tadi dengan jodohnya.

Misal aja jualan obat ambeien, masak iya jualnya kesemua orang ? termasuk orang yang sakit jantung ? ya enggak lah.. ini ngawur namanya… yang ada kamu di getok palanya 0w0

Jadi juallah pada orang yang tepat, jadinya peluang untuk terjadinya penolakan itu kecil, palingan kalo di tolak orangnya pas lagi gak punya duit aja… entar misal kita tawarin dan orangnya udah punya duit lagi bakalan beli walau tidak di hari itu juga. ok sekarang ubah mindsetnya seperti itu yah… jadi jualah produk kamu ke orang yang tepat atau disini kita sebut sebagai ” Targer market

karena masih banyak orang yang kalo jualan itu asal jualan ajah, jualan di FB, IG spam di komen orang dll. Dan walau udah capek spam sana sini, gabung grup sana sini tapi tetep aja gak laku, itu kenapa ?

Karena salah target marketnya, gak tau target market ? jualan selalu pukul rata ? oke aku jelasin

Lalu Target market itu apa sih dan bagaimana menemukannya ?
Jadi Target market adalah orang yang kemungkinan tertarik dengan produk kamu dan berpotensi besar akan membeli produk kamu ( jadi tertarik dulu baru beli, kalo tertarik aja enggak gimana mau beli. itulah pentingnya nawarin ke target market yang tepat dulu).

Kalo jualan kosmetik ke laki-laki ya gak mungkin mau, keculai kamu jual kosmetik ke wanita, ini jelas peluang lakunya besar dari pada ke laki-laki. jadi sama seperti obat di atas tadi.

Caranya tahu target market dan menemukannya bagaimana ?
Gampang kok, tinggal lihat aja produk kamu laku nya ke siapa ?
Yang sering beli cewe atau cowo ?
umur berapa ? itulah target market mu.

Atau kalo memang belum laku, kamu bisa cek kompetitor kamu, yang banyak follow sosial medianya itu cewe atau cowo, di testimoninya yang beli itu kisaran umur berapa ? muda atau tua, banyak kok tinggal kulik kulik ajah…

oke lanjut….

 

2. Perbanyak jumlah prospeknya

Setelah tahu siapa target marketnya berikutnya adalah perbanyak jumlah prospek dari target marketmu tadi, atau orang yang mirip dengan mereka.

Misalkan aja produk nya madu penambah nafsu makan anak, coba aku tanya siapa target marketnya ? anak kecil yang mengkonsumsi madu itu ? ya enggak dong, kan mereka gak punya daya beli heheh alias gak punya duit dan mereka lebih seneng beli mainan.

Tapi beda kalo kamu nargetin ibu-ibu muda yang punya anak antara umur 2 – 7 tahun yang nota bene memiliki masalah anaknya sulit banget buat makan.

Inilah yang dinamankan market yang tepat, ada orangnya spesifik ( Ibu – ibu muda ) dan ada masalahnya yaitu ( anaknya susah makan )

Setelah tahu Maka carilah tempat mereka berkumpul… biasaya saya memakai data berikut

  • ibu-ibu muda itu kumpulnya diamana ?
  • Umur berapa ?
  • pakai social media apa ?
  • suka sama artis siapa ?
  • suka sama ustad / ustadzah siapa ?
  • onlinenya jam berapa ?
  • Penghasilannya berapa ?
  • Pakai HP apa ?

Dengan mengetahui hal diatas kamu bakalan mudah untuk mencari mereka di sosial media dan mudah untuk membuat iklan promosi nantinya, misal aja dengan mengetahui artis favorit atau ustad ustadzah yang mereka sukai, kamu tentu akan menemukan mereka di akun sosial media mereka dan bisa aja kamu endorse ke artis atau selebgram tersebut dan banjir orderan… ya kan ? iya in ajah biar cepet…

Lalu hasil riset dari pertanyaan di atas hasilnya seperti ini
Ibu-ibu muda itu

  • Kumpulnya di arisan ibu ibu sosialita
  • Umurnya 24-26
  • Sosial media yang dipakai Instagram
  • Suka sama boy William
  • follow Ustd abdul somad / ustadzah oki
  • Onlinenya setelah nganter anak sekolah jam 8 pagi – 10 siang
  • Penghasilannya 2jt sebulan ( bisa dilihat dari gaya hidupnya di kira-kira aja )
  • Pakai HP minimal OPPO / vivo harga 3 juta keatas karna suka selfi dan cameranya bikin putih

yaudah dengan begitu kita tinggal bikin aja akun olshop di instagram, lalu follow orang – orang yang follow Ustd Abdul somad, atau follow orang orang yang suka boy william. Dan kalo kamu misalkan pakai IGads atau FBdas tinggal masukin aja data tadi dan nyuruh FB buat nyariin Ibu-ibu muda umur 24-26 tadi, suka UAS, Boy william dan Utdzah oki. beres deh enak banget ya kalau pakai FBads dan IGads

Semakin kita kenal dan tahu dengan target market, kita akan lebih mudah memetakan mereka, misal aja mereka banyak di instagram dengan tahu hal itu kita lebih mudah untuk melakukan pemasaran. oke semakin seru yah….

Dengan tahu siapa target market kita, saat melakukan promosi kita gak membabi buta, kita gak seperti mencari jarum di tumpukan jerami, gak jualan ke sembarang orang.
Oke aku anggep kamu udah paham ya dengan target market ini… lanjutt tips jualan laris ke 3 ya

 

3. Mendatangkan traffic sebanyak banyaknya ke tokomu ( alias sering promosi )

Jualan di online itu gak sama seperti di offline yang hanya menunggu orang untuk beli, bahkan di offline saja kalo kita gak promosi nyebarin sepanduk, woro – woro ke tetangga sekitar, atau bikin brosur, ya mana laku. Bahkan toko offline saja promosinya di online.

Semua bisnis itu butuh yang namanya orang tahu, kalo orang saja gak tahu sama bisnis kamu, gimana mereka mau beli. Maka dari itulah kita butuh yang namanya PROMOSI, alias mendatangkan traffc atau pengunjung sebanyak banyaknya ke toko kita. proma promo doang cuca cuci gudang doang, kalo orang aja gak tau ya gak bakal beli… lama lama kinclong itu gudang di cuci doang heheh.

” Intinya semkin banyak orang yang tahu akan semakin banyak orang yang datang dan semkain banyak orang yang datang, potensi untuk produk kita laku itu semakin besar “

Ada dua cara yang  sering di gunakan untuk mendatangkan orang sebanyak banyaknya ke toko kita yaitu dengan cara berbayar atau gratisan.

Oke aku akan jelasin satu satu ya

Misal saja pakai cara berbayar kamu bisa menggunakan IG ads, FB ads, Google ads, Endorse artis atau selebgram.

Untuk IG ads sangat mudah, sebelumnya kamu sudah harus menseting IG kamu ke akun bisnis

a. Caranya pergi ke pengaturan instagram

b. Pilih Menu Akun

c. Pilih “Akun profesional” di bagian paling bawah sendiri

 

d. Lalu setelah muncul pilihan seperti dibawah ini kamu tinggal pilih bisnis. Mudah bukan

Setelah selesai menseting akun bisnis, nantinya di setiap postinganmu akan muncul tombol promosi di bawah postingan kamu.

nanti setelah klik promosi di postingan, kamu akan di suruh mengisi target market kamu siapa. Tinggal isi saja dengan data yang kita pelajari diatas tadi, seperti umur, minat, kesukaan, kota tinggal dll. nantinya FB ads, IGads akan menampilkan iklan mu hanya ke mereka saja

Kalo untuk endorse sendiri gampang kok, kamu tinggal kirim pesan ajah ke artis atau selebgram yang banyak di sukai targer market kamu, atau biasanya artis dan selebgram itu mencantumkan nomor kontak yang bisa di hubungi untuk melakukan kerjasama seperti endorse dan lainnya.

Lalu berikutnya adalah cara gratisan.

Cara yang paling sering digunakan oleh banyak orang dan saya sendiri juga suka melakukannya. Untuk mendatangkan pembeli dengan cara gratisan ini sebenarnya susah-susah gampang, karena kamu harus komitmen dan membutuhkan waktu yang tidak sebentar.

Kalo di instagram sendiri aku gunain cara ternak akun, walau sebenarnya banyak cara tapi ini yang saya rasa paling mudah.

Yaitu kamu harus ngebangun akun sampai memiliki followers puluhan ribu.

Misal aja kamu punya 1 akun untuk jualan, nah di support dengan 3 akun yang masing masing akun memiliki 10rb followers. Dengan 3 akun artinya kamu bisa mempromosikan produk mu ke 30ribu folowers. simpelnya seperti itu, jadi 1 akun di suport 3 akun.

Aku sendiri karena jualan produk print on demand alias marektnya anak muda, jadi aku bangun akun instagram yang berisi quotes-quotes anak muda, dari akun inipun selain aku bisa mempromosikan produkku sendiri malah kadang juga ada yang mau paid promote atau produknya di iklanin di akun IG ku yang punya banyak followers ini, artinya dapat doble income nih selain dari produk sendiri juga dari orang yang mau iklan di akun kita, contohnya ini

 

Disana ada orang yang menanyakan PP berapa ?
dan biasanya saya patok per post itu 50rb luamyan kan modal posting doang dapat income 50rb itu kalo satu, kalo ada 4 berarti udah 200rb heheh modal post doang loh.

Kalo mau tau cara bangun akun IG biar followersnya banyak aku saranin ikut kelas Mas NIko Julius, disana kamu akan belajar cara bangun 50.000 followers di instagram dengan cepat secara organic cek kelasnya disini

 

4. Membangun kolam uang sendiri ( Database pelanggan )

Selain 3 hal di atas yang wajib kamu lakukan juga membangun database sendiri, kenapa ini wajib ? agar ketika kamu mau jualan kamu gak harus cari orang lagi atau cari market lagi, kamu bisa mempromosikan produkmu kepada market yang sudah kenal kamu yaitu pelanggan kamu yang dulu.

Ini juga akan memudahkan saat kamu nanti punya produk baru yang ingin kamu jual, jadi kamu bisa testing terlebih dahulu kepada pelanggan-pelanggan lama kamu.

Dengan adanya database sendiri kamu juga tidak akan kebingungan saat dimana ada kejadian yang memungkinkan bisnis kamu menjadi drop seperti saat pandemic corona seperti ini, jadi pastikan kamu juga menyimpan data pelanggan kamu seperti nomor HP, Email atau semacamnya ya…

Database itu juga gak harus orang yang beli kok, orang yang hanya tanya-tanya produkmu pun juga wajib kamu simpan nomor HP nya mereka kan juga potensial market yang udah tertarik dengan produk mu, cuman bedanya mereka gak beli entah karena gk punya duit atau apa, semakin banyak database semakin berpeluang besar untuk produk mu laku terjuan

Data nomor WA, Email dll, jadikan itu aset bisnis kamu

Oke jadi sekian dulu artikel Tips jualan laris kali ini, oh iya untuk lebih detail mengenai cara mengelola database InsyaAllah aku akan tulis di artikel selanjutnya di blog ini ya, so jangan lwatin ya dan jangan lupa komen dibawah artikel ini juga semisal ada pertanyaan mari diskusi seputar bisnis dan yang lainnya… sekian

Saya Saiful Anwar

Sampai jumpa di tulisan yang lainnya

Gabung juga di telegram gajian online !!


Boleh share ke teman-teman kamu gratis !

Leave a Comment